Meriahnya Gerak Jalan Beregu yang diselenggarakan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dalam rangka menyemarakan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 72 di Lapangan Kantor Kemenkumham, Jakarta, Minggu pagi (27/8/2017).

Gerak Jalan Beregu ini dibuka secara resmi oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly secara simbolik dengan melepaskan balon ke udara yang merupakan rangkaian terakhir dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 27. “Ini adalah rangkaian terakhir dari semarak hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 72”, ujar Menkumham Yasonna H Laoly.

Acara ini diikuti oleh seluruh unit eselon I, termasuk di dalamnya Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual  (Ditjen KI) dan kantor wilayah Kemenkumham dari berbagai daerah di Indonesia dengan peserta berjumlah 1116 orang dengan 106 regu, dimana Ditjen KI menyumbangkan satu piala dari regu putra sebagai juara harapan II.

Setelah mengadakan sejumlah rangkain lomba seperti lomba lukis massal, membaca teks proklamasi, desain batik, menciptakan lagu nasional, hias sepeda, serta lomba kebersihan dan keindahan gedung kantor, bulan semarak kemerdekaan HUT RI ke 72 Kementerian Hukum dan HAM ini diakhiri dengan lomba gerak jalan beregu.

Dalam sambutannya, Yasonna H Laoly juga menyampaikan bahwa kita sebagai generasi penerus, secara khusus Kementerian Hukum dan HAM untuk terus berbuat yang terbaik dan memberikan diri kita untuk bekerja sekeras-kerasnya untuk bangsa ini.

Dengan tema besar kemerdekaan RI ke 72 “Indonesia Kerja Bersama” dan subtema Kemenkumham “Merdeka Jiwa Raga Berkarya untuk Indonesia”, dimana tema tersebut menggambarkan pentingnya bergotong royong dalam membangun Indonesia yang lebih baik lagi.

“Saya percaya kalau kita gotong royong dan merapatkan barisan, maka negara Republik Indonesia akan menjadi sebuah negara besar yang diperhitungkan di dunia”, ucap Yasonna H Laoly saat sambutan pembukaan acara.

Menkumham juga menegaskan bahwa dalam 20 tahun ke depan kita akan menjadi bagian 10 (sepuluh) negara besar  top dunia dan  itu hanya bisa dilakukan kalau semua elemen masyarakat bersatu padu, membulatkan tekad dan menanggalkan perbedaan.

Yasonna H Laoly menutup sambutannya seraya mengucapkan “Jayalah Bangsa Ku, Jayalah Negara Ku, Sejahteralah Bangsa Indonesia, Merdeka”. (Humas DJKI, Agustus 2017)

Kementerian Hukum dan HAM RI (Kemenkumham) kembali mendapat penghargaan dalam ajang Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017 berkat terobosan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) atas sistem teknologi E-Filing Renewal Trademark atau disebut permohonan perpanjangan online. Penghargaan tersebut diberikan saat gelaran Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental yang diadakan di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (25/8/2017).

Dalam rangkaian Pekan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental sebagai tanda bergulirnya Gerakan Nasional Revolusi Mental yang telah berlangsung selama 2,5 (dua setengah) tahun ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyerahkan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017 kepada Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Bambang Rantam mewakili Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly yang berhalangan hadir.

Sebelumnya, 20 Mei 2017 lalu, Kemenkumham juga mendapatkan penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017 yang digagas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) dalam rangkaian acara Pameran dan Simposium Pelayanan Publik Jawa Timur 2017 di Gresik.

Penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik ini sebagai bentuk apresiasi dalam mewujudkan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) secara nyata melalui Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Program Kegiatan setiap Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah yang berorientasi pada upaya untuk meningkatkan pelayanan publik dan dampaknya sudah dirasakan oleh masyarakat.

Acara yang sedianya dibuka oleh Presiden Joko Widodo diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharan. Puan mengatakan bahwa “baru saja kita menyaksikan 40 Kementerian Lembaga (K/L), Pemerintah Daerah (Pemda) mendapatkan penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik. Empat puluh Kementerian Lembaga dan Pemda tersebut mendapatkan Penghargaan setelah disaring dari 3054 program yang diikuti K/L”.

Lanjutnya, “implementasi kongkrit dari 40 Kementerian Lembaga tersebut di daerahnya masing-masing sudah bisa memberikan wujud nyata dari gerakan nasional revolusi mental” ujar Puan Maharani saat membuka acara PKN Revolusi Mental.

Banyak hal yang telah dilakukan oleh 40 Kementerian Lembaga tersebut dan dengan semakin meningkatnya pelayanan publik, maka akan semakin terbangun budaya yang bermartabat dan berkemajuan. Karenanya, Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia yang dilakukan pada hari ini di Surakarta bukan hanya sekedar kegiatan seremonial belaka, namun merupakan kegiatan yang nantinya akan bisa mewujudkan implementasi kongkrit berkaitan gerakan nasional revolusi mental dikemudian hari. (Humas DJKI, Agustus 2017)

021-29027417

humas.hki@gmail.com

Alamat

Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 8-9
Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 8-9
Kuningan - Jakarta Selatan
Kuningan- Jakarta Selatan, Indonesia
12940
12940

Jam Kerja

Senin - Jum'at
Senin - Jumat
07:30 - 16:00 WIB
07:30 - 16:00 WIB
Loket
Loket Layanan Kekayaan Intelektual