Rangkaian seminar keliling atas kerja sama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan Japan International Cooperation Agency (JICA) mengenai “Peningkatan Pemahaman Pengelolaan dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual (KI) Bagi Kalangan Universitas, Industri dan Usaha Kecil Menengah” yang sebelumnya diadakan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat pada 13 -14 Maret 2017 lalu, berlanjut di Swiss – Belhotel Ambon, pada Kamis dan Jum’at (16-17/03/2017).

Plt. Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Aidir Amin Daud memberikan sambutan sekaligus membuka seminar ini secara resmi. Menurut Aidir, “sosialisasi di bidang KI merupakan salah satu dari beberapa kebijakan strategis yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) untuk menunjang pelaksanaan sistem KI yang baik, karena di era globalisasi ini, kita menyadari bahwa salah satu potensi yang dapat menggerakkan roda perekonomian sebuah negara adalah dengan mengekplorasi nilai ekonomi kekayaan intelektual”.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (kemenkumham) Maluku Priyadi, memberikan sambutannyapada acara seminar keliling mengenai Peningkatan Pemahaman Pengelolaan dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual (KI) Bagi Kalangan Universitas, Industri dan Usaha Kecil Menengah.

Setelah dibukanya acara secara resmi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh 5 (lima) pembicara:
1. Dede Mia Yusanti, Direktur Kerja Sama dan Pemberdayaan KI, membahas mengenai “Peran Direktorat Kerja Sama dan Pemberdayaan KI Dalam Peningkatan Pemahaman Pengelolaan dan Pemanfaatan KI”
2. Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Penelusuran Paten, Oscar Simanullang membahas Paten
3. Prof. Tanaka Yoshitoshi, dari Department of Industrial Engineering and Economics, School of Engineering, Tokyo Institute of Technology, JICA Expert. Membahas mengenai ”Manajemen KI untuk Komersialisasi Hasil Penelitian Universitas dan Lembaga Penelitian”.
4. Altje Latununuwe, Dosen Universitas Pattimura.
5. Yasmon, Direktur Teknologi Informasi KI, dengan bahasan ”Pelayanan Kekayaan Intelektual Berbasis Teknologi Informasi”.

Diharapakan melalui kegiatan ini, kesadaran dan pemahaman para peserta tentang pentingnya perlindungan serta pengelolaan dan pemanfaatan KI akan semakin meningkat, untuk selanjutnya dapat diterapkan dan dimanfaatkan tidak hanya untuk kepentingan dan kemajuan daerah masing-masing, tetapi terutama demi kesejahteran bangsa dan negara secara menyeluruh. (Humas DJKI, Maret 2017)

                   

Mataram – Bertempat di Ballroom Hotel Golden Tulip Mataram Lombok, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) mengadakan Seminar Keliling “Peningkatan Pemahaman Pengelolaan dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual (KI) Bagi Kalangan Universitas, Industri dan Usaha Kecil Menengah” selama 2 (dua) hari pada Senin – Selasa (13-14/03/2017).

Acara diawali dengan rangkaian sambutan dari Plh. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (kemenkumham) Nusa Tenggara Barat (NTB) Eddy Setiadi, dilanjutkan oleh sambutan Perwakilan dari JICA Yoshihiro Nagahashi, serta dibuka secara resmi oleh Direktur Kerja Sama dan Pemberdayaan KI Dede Mia Yusanti.

Dalam sambutannya, Dede Mia Yusanti mengatakan bahwa “kurangnya pemahaman tentang arti penting perlindungan kekayaan intelektual di kalangan akademisi dan peneliti, khususnya mereka yang berada di luar pulau Jawa, terlihat nyata dalam wujud rendahnya angka permohonan KI lokal, khusus untuk paten dan sebagian besar dari pemohon pendaftaran paten hampir tidak mengetahui apa yang harus dilakukan setelah mengajukan permohonan KI.

Hal inilah yang mendorong DJKI untuk terus berusaha mensosialisasikan pemahaman mengenai KI dengan mengadakan seminar keliling ke daerah-daerah khususnya di luar pulau jawa.

Acara ini tersaji dalam bentuk diskusi panel yang terbagi menjadi dua bagian, pertama dimoderatori oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum (Kadiv Yankum) Kemenkumham NTB Aliamsyah, dengan Pembicara Dede Mia Yusanti membahas mengenai “Peran Direktorat Kerja Sama dan Pemberdayaan KI Dalam Peningkatan Pemahaman Pengelolaan dan Pemanfaatan KI”, serta Pembicara kedua oleh Kepala sub Direktorat (Kasubdit) Pelayanan Hukum dan Fasilitasi Komisi Banding Paten Elfrida Sihaloho membahas “Sistem Perlindungan Paten dan Perkembangannya”.

Dilanjutkan seminar kedua dengan dipandu moderator Andrieansjah dari Kasubdit Kerja Sama Luar Negeri KI, serta 3 (tiga) narasumbernya yaitu:

1. Prof. Tanaka Yoshitoshi, Department of Industrial Engineering and Economics, School of Engineering, Tokyo Institute of Technology, JICA Expert. Membahas mengenai ”Manajemen KI untuk Komersialisasi Hasil Penelitian Universitas dan Lembaga Penelitian”.

2. Hayyan Ul Haq, Dosen Fakultas Hukum, Universitas Mataram, dengan bahasan “Pengoptimasian Sistem Kekayaan Intelektual dalam Pengembangan Aset Intelektual di Universitas”.

3. Yasmon, Direktur Teknologi Informasi KI, dengan bahasan ”Pelayanan Kekayaan Intelektual Berbasis Teknologi Informasi”. 

Diharapakan melalui kegiatan ini, kesadaran dan pemahaman para peserta tentang pentingnya perlindungan serta pengelolaan dan pemanfaatan KI akan semakin meningkat, untuk selanjutnya dapat diterapkan dan dimanfaatkan tidak hanya untuk kepentingan dan kemajuan daerah masing-masing, tetapi terutama demi kesejahteran bangsa dan negara secara menyeluruh. (Humas DJKI, Maret 2017)

   

   

021-29027417

humas.hki@dgip.go.id

Alamat

Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 8-9
Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 8-9
Kuningan - Jakarta Selatan
Kuningan- Jakarta Selatan, Indonesia
12940
12940

Jam Kerja

Senin - Jum'at
Senin - Jumat
07:30 - 16:00 WIB
07:30 - 16:00 WIB
Loket
Loket Layanan Kekayaan Intelektual