Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Ditjen KI) bersama World Intellectual Property Organization (WIPO) menyelenggarakan Workshop on Written Opinion Report bagi pemeriksa paten di Ruang Rapat Lantai 8, Gedung DJKI, Senin (16/10/2017).

Acara yang dihadiri 40 orang pemeriksa paten ini, dibuka oleh Kepala Sub Direktorat Keja Sama Luar Negeri (Kasubdit KSLN), Andrieansjah mewakili Direktur Kerja Sama dan Pemberdayaan KI, Dede Mia Yusanti yang berhalangan hadir.

Ditjen KI terus berupaya memperbaiki sistem dan proses pemeriksaan paten dengan mengikuti perkembangan-perkembangan terkini di dalam sistem paten dunia.

“Penyelenggaraan workshop ini juga dilatarbelakangi dengan adanya kebutuhan untuk mendapatkan paten yang berkualitas dengan terlaksananya kepastian hukum terhadap klaim-klaim paten yang dimintakan pelindungan,” ucap Andrieansjah saat membuka acara.

Dalam workshop ini perwakilan WIPO, Konrad Lutz Mailander dan perwakilan IP Australia, Scott Makin akan memaparkan materi mengenai pembuatan penyeragaman laporan hasil pemeriksaan paten, PCT International Phase; patent family dan melakukan praktek latihan penanganan pemeriksaan paten dengan menggunakan contoh kasus yang ada, serta metode dalam menangani PPH dan International-type Search Reports from an ISA (International Searching Authority) perspective.

Diharapkan dengan terselenggara workshop yang berlangsung selama 5 (lima) hari ini, dapat menghasilkan pemeriksa paten yang profesional dan mampu bersaing dengan kantor-kantor paten luar negeri, sehingga visi Ditjen KI untuk menjadi institusi kekayaan intelektual berstandar Internasional dapat tercapai. (Humas DJKI, Oktober 2017)

 

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly membuka acara Pekan Hari Dharma Karyadhika 2017, Inovasi Layanan Publik Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Legal Expo, dan Pameran Karikatur di Graha Pengayoman, Kamis (12/10/2017).

Dalam Legal Expo Kemenkumham 2017 kali ini, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama institusi penegak hukum lainnya turut serta memeriahkan acara ini dengan membuka booth stand pameran.

Mengusung tema ‘Pelayanan Publik’, sebagai bentuk Kemenkumham terhadap institusi di bidang hukum dan hak asasi Manusia (HAM) lainnya dalam memperkuat kerjasama jajaran penegakan dan pembangunan hukum agar dapat bersinergi.

“Kegiatan Legal Expo adalah bagian dari apresiasi dan sinergitas Kemenkumham terhadap institusi di bidang hukum dan HAM lainnya untuk bersama-sama membangun hukum dan HAM di Indonesia secara komprehensif,” ucap Yasonna H Laoly saat pidato pembukaan.

Selain itu, Menkumham Yasonna H Laoly juga menjelaskan mengenai Hari Dharma KaryaDhika (HDKD) tahun ini sebagai peringatan hari jadi Kemenkumham bertemakan ‘Kerja Bersama, Kami PASTI Melayani’ yang disimbolkan dengan kepala kuda dan lambang tatanilai PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergis, Transparan, dan Inovatif).

Ada makna yang mendasari pemilihan tersebut, bahwa kuda identik dengan simbol kecepatan, ketangkasan dan kekuatan.

Dalam kehidupan kerajaan, kuda disimbolkan sebagai kesatria yang mempunyai martabat dan harga diri yang tinggi serta berwibawa.

Yasonna H Laoly berharap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemenkumham mempunyai jiwa kesatria, bermartabat dan mempunyai harga diri yang tinggi, serta mampu bekerja keras, tekun, dan pantang menyerah.

“ASN Kemenkumham juga harus memiliki loyalitas dan pengabdian total kepada bangsa dan negara tercinta,” tegas Yasonna H Laoly. (Humas DJKI, Oktober 2017)

021-29027417

humas.hki@gmail.com

Alamat

Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 8-9
Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 8-9
Kuningan - Jakarta Selatan
Kuningan- Jakarta Selatan, Indonesia
12940
12940

Jam Kerja

Senin - Jum'at
Senin - Jumat
07:30 - 16:00 WIB
07:30 - 16:00 WIB
Loket
Loket Layanan Kekayaan Intelektual