Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menerima kunjungan mahasiswa lapangan Pendidikan Pengembangan Personil Spesialisasi (Dikbangspes) Polri Bintara di Ruang Rapat lt.8, Rabu (10/08/2016). Kunjungan tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Prof. Ahmad M. Ramli, dan Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa, Salmon Pardede.

Dalam acara tersebut Dirjen KI, Prof. Ahmad M. Ramli, berkesempatan berbicara dengan topik “ Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual (KI) “. Kekayaan Intelektual, baik itu Hak Cipta, Paten, Merek, Desain Industri, Rahasia Dagang, Indikasi Geografis, dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, memiliki rezim dan karakteristik tertentu.

“ Kekayaan Intelektual memiliki karakteristik yang sangat detail, jadi kalau kawan-kawan semua menghadapi suatu kasus, yang dilihat pertama kali adalah kawan-kawan mesti mengetahui dia ada di rezim mana, ketika sudah tahu itu, maka kita bisa mengambil tindakan “ ujar Prof. Ahmad M. Ramli.

Pentingnya pengetahuan mengenai Kekayaan Intelektual (KI) dan penanganan dalam penegakan hukum KI untuk para mahasiswa Dikbangspes, maka DJKI memberikan pemaparan mengenai KI secara umum yang disampaikan oleh narasumber Handi Nugraha, Kasi Kerja sama Institusi Non Pemerintah dan Monitoring Konsultan KI. Materi yang disampaikannya dimulai dari pengenalan Merek, Desain Industri, Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST) dan Hak Cipta.

Mengenai penegakan hukum KI, “ semua delik tentang KI adalah delik aduan, kecuali di UU Paten yang baru, ada delik biasa, ketika terjadi pelanggaran paten yang mengakibatkan kematian dan gangguan kesehatan ”, Prof. Ahmad M. Ramli menambahkan.

Masuk dalam pemaparan materi kedua yang disampaikan oleh Kepala Sub Direktorat Penindakan dan Pemantauan, Ignatius Mangantar Silalahi. Materi kali ini mengenai penegakan hukum KI dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Dalam pemaparan materi mengenai pengenalan KI ini, diharapkan rekan-rekan Dikbangpes Polri Bintara dapat turut berperan aktif dalam proses penegakan hukum kekayaan intelektual di Indonesia. (Humas, Agustus 2016)

 

 

 

 

 

Jakarta – (18/05/2016), Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) melakukan sosialisasi kepada kepada Pengelola Tempat Perdagangan dan Pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan memasang spanduk yang berisi tentang penggandaan barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait di tempat perdagangan yang di kelolanya, sebagaimana telah diatur dalam (Pasal 10 jo Pasal 114 UU RI No. 28 Tahun 2014). Di pasal tersebut pelanggar dapat dipidana dengan pidana denda paling banyak Rp. 100.000.000.
Dalam pemasangan spanduk sosialisasi, pihak Direktorat Penyidikan yang dipimpin langsung oleh Direktur Penyidikan, Salmon Pardede, menyambangi tiga tempat di kawasan Mangga Dua, Jakarta Pusat, yakni: Harco Mangga Dua, Mal Mangga Dua, dan ITC Mangga Dua.
Kegiatan ini adalah rangkaian lanjutan dari kampanye anti pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual sebelumnya, pada 11 Mei 2016 di wilayah Glodok, Jakarta Pusat.(Humas, Mei 2016)

021-29027417

humas.hki@gmail.com

Alamat

Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 8-9
Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 8-9
Kuningan - Jakarta Selatan
Kuningan- Jakarta Selatan, Indonesia
12940
12940

Jam Kerja

Senin - Jum'at
Senin - Jumat
07:30 - 16:00 WIB
07:30 - 16:00 WIB
Loket
Loket Layanan Kekayaan Intelektual