Indonesia telah menghadiri Pertemuan ASEAN Working Group on Intellectual Property Cooperation (AWGIPC) Ke-52 yang berlangsung pada tanggal 14 s.d 17 Februari 2017  di Vientiane, Lao PDR."  Dalam Pertemuan AWGIPC ke-52 ini dihadiri oleh Bapak Dr. Aidir Amin Daud (Plt. Direktur Jenderal KI) selaku Ketua Deri dengan anggota Delri yang terdiri dari Direktur Kerja Sama dan Pemberdayaan KI, Direktur Teknologi Informasi KI, Kasubdit Kerja Sama Luar Negeri, Kasi Kerja Sama Regional, Kasi Lembaga Manajemen Kolektif, dan Direktur Fasilitasi HKI dari Badan Ekonomi Kreatif.

Momentum yang penting dalam Pertemuan AWGIPC Ke-52  ini adalah acara serah terima Chair AWGIPC dari Brunei Darussalam kepada Indonesi pada tanggal 16 Februari 2017. Dalam acara serah terima ini Bapak Dr. Aidir Amin Daun menerima tongkat estafet kepemimpinan AWGIPC dari Ibu Shahrinah Yusof Khan (Direktur Jenderal Brunei IP Ofice). Selanjutnya, Indonesia akan mulai memimpin  Pertemuan AWGPC  ke-53 yang rencananya akan berlangsung di Hanoi, Viet Nam pada tanggal 17 s.d. 21 Juli 2017 sampai dengan pertemuan dua tahun ke depan. Pertemuan AWGIPC ini sangat berperan penting dan strategis untuk pengembangan sistem KI baik di wilayah regional ASEAN dan bagi Indonesia sebagai salah satu negara anggota ASEAN untuk mendukung ASEAN Economic Community (AEC).

Agenda dalam pertemuan  AWGIPC KE-52 ini membahas mengenai ASEAN IPR Action Plan 2016-2025 di mana Indonesia sebagai lead country untuk beberapa iniiatif ataupun deliverabel yang terkait dengan pengembangan sistem hak cipta, lembaga manajemen kolektif, KI bagi UKM, akademi KI, creative ASEAN, dan Sumber Daya Genetik, Pengetahuan Tradisional dan Ekspresi Budaya Tradisional (SDGPTEBT). Untuk tahun 2017 ini diprioritaskan tiga inisiatif yakni aksesi Madrid Protocol, publikasi Trademark Common Guidelines, dan pembentukan website IP awareness dan pelatihan bagi MUKM. Selanjutnya, pada tanggal 17 Februari 2017, dilaksanakan Pertemuan Project Steering Committee (PSC) ke-5 EU-ASEAN Project on the Protection of Intellectual Property Rights III (ECAP III) yang proyek kerjasamanya akan berakhir pada tanggal 21 Februari 2017, yang kemudian akan dilanjutkan dengan kerja sama antara ASEAN dan Uni Eropa melalui proyek kerja sama ASEAN Regional Integration Support from the EU (ARISE Plus).

 

      

 

Jakarta - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menggelar video Conference dengan WIPO dalam rangka persiapan pelaksanaan Memorandum of Uderstanding (MoU) mengenai Pengembangan Strategi Nasional untuk Kekayaan Intelektual (KI) Indonesia pada Kamis Sore  (2/2/2017) di Ruang Komputer Lantai 10, Gedung DJKI.

Acara ini dihadiri oleh para Pejabat Eselon II, diantaranya Direktur Kerja Sama dan Pemberdayaan KI Dede Mia Yusanti, Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Erni Widhyastari, Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang Timbul Sinaga, Direktur Teknologi Informasi Yasmon, dan Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Salmon Pardede. Selain itu, hadir pula Prof. Achmad Zen Umar Purba, V. Henry Soelistyo Budi dan Cita Citrawinda. (Humas, Februari 2017)

021-29027417

humas.hki@dgip.go.id

Alamat

Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 8-9
Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 8-9
Kuningan - Jakarta Selatan
Kuningan- Jakarta Selatan, Indonesia
12940
12940

Jam Kerja

Senin - Jum'at
Senin - Jumat
07:30 - 16:00 WIB
07:30 - 16:00 WIB
Loket
Loket Layanan Kekayaan Intelektual